SINGKRONISASI
nota tanpa guratan kesepakatan
kemana kepastian bergulir elektronisasi
sedangkan ingin disandarkan emosi
seluruh hati bodi melahap tak bersiulan
kuasa
penantian
nostalgia
lontarkan ke atas pagar empati
gudangkan bersama benang terkumpul
harapan yang meronta laksana jeruji
terisi limbah kesabaran meluap mengepul
tangisan
air mata
tersedu
keadaan tak patut untuk dipersalahkan
topan bergemuruh gedung congkak
bahkan cinta bukan rumah, tapi emperan
dijajakan di pasar-pasar loak
bernafas
bergerak
selaput
air dusta hampir matang ketika api rasa dipadamkan
noda bukan tanpa deterjen pemusnah
pencarian akan segera terhenti pada silabus terhamparkan
maju atau mundur, tak akan pernah
tercatat
terbungkus
rahasia
maka jangan mengumpat ragu
mencaci ketidakcocokan
karena jika dipaksakan tabu
berceloteh mengapa bersama keterisoliran
Mei '06
No comments:
Post a Comment