SEBAB AKIBAT
bergerak dalam duapuluhlima kenabian, selaras mutasi baikburuk penyangga kehidupan terlewati. Tahu, sadar, menyadari, tolak ukur aku kamu diuntungrugi bergejolak bersama pilihmemilih. ia sesuai budaya pasangsurut menurut idealisme dianut beruruturutan tersebut. jangan pernah bertanya mengapa tercipta tegangmenegang antara musa dan fir'aun, mereka dihidupkan untuk hidup selagi bernafaskan jiwaraga satu. Lantas kita tetap memilih setelah menilik, bukan diam namun terpaksa. Itu kejujuran yang berkilauan diambang temali keterikatan. Menghapuskan sebab sebuah akibat, berarti menciptakan sebab untuk akibat yang baru. bisakah kita menentukan sebuah akibat dengan pasti dari sebuah sebab yang ditentukan? maka berjalanlah dengan seluruh kesadaran dan sinambung perhatian. kita masih meniruniru opini dari budaya yang telah akut diejawantahkan, bahkan acapkali lalai untuk menyadari sebuah kesinambungan sebab, penyebab, akibat, pengakibat.
April '06
No comments:
Post a Comment