AKU RAKUS
aku lakukan lagi, berjiwa besar
pada tangga sendu berkelakar
terpuruk mengisi arakan samar
sedikit melepas ingin di sadar
aku menangis lagi, cengeng
sangat lembek di tiang kedigjayaan
lakonan yang muram, lusuh mengerang
menjadi air mata, menjadi kepedihan
aku ingin memiliki, rakus
lukiskan bunga-bunga yang meronta
seakan tersenyum, padahal tertawa
lupakan wanita yang kubungkus
aku ingin diam, bersemedi
aku tersungkur lagi, berkomedi
rakus, rakus, rakus
mereka mengelusku publikasikan halus
menikam
mencemooh dalam diam.
April '06
No comments:
Post a Comment