"INI" SATU SEMU
aku bertaruh sepuluh naga
untuk cerita yang tersisa
aku bertaruh seribu nyawa
untuk jiwa yang meronta
hadiahkanlah "ini" satu
pada keabadian tak tersapu
memburu dalam semu palsu
namun ditangisi sebagai ragu
kita masih dalam undakundak
kayamiskin terpandangtidak
menyanjung kepalsuan tanpa syak
mengelus badai yang terkoyak
sadari hati kita berpagutan
hantar keinginan dilamunan
bukan raga yang merasai
tapi erangan hati menanti
kata menjamah dunia tersenyum
menyaksikan engkau berjingkrak
layaknya taman bunga harum
menatap rumput dianggap congkak
Feb '06
No comments:
Post a Comment