18.6.06

KARANTINA

celoteh apa yang terpilih oleh rakus jiwa tidak terpojokan dengan segala spesifikasi. masa akan hadir kau terjemahkan sebagai nuansa mengambang tetapi lagi-lagi hari yang saat ini dijalani menuai penyesalan seperti sajak-sajak terdahulu. kau masih terus mencatat kejadian-kejadian yang kau kecami sebagai kegagalan, dan jiwa tak getar tak hening di antara keduanya. kau mulai membangun lembaga pemasyarakatan untuk udara terhisap dan air terminum, sebuah tekad baru dalam kancah pengorbanan dalam kancah pendewasaan. hingga di titik ketika tiada lagi titik yang bisa kau lewati, dan tiada lagi kegagalan yang bisa kau catat dalam jelaga rasa. opsi penghabisan dari sisa-sisa tenaga dan kemampuan yang masih tersisihkan.

Juni '06

No comments: