AWAL SEBUAH RENCANA
hai...
kenapa merenung ketika orang terbahak
kadang indahnya mawar
riiringi tajam duri batangnya
taukah kau
direktur dengan kursi enak sekalipun
sekian ribu rintangan yang harus dilaluinya
bukankah para pujangga pernah bilang
bangunlah paling petang lalu singsingkan lengan baju
indahnya kupu-kupu diengah taman
tak lepas dari kepompong mejijikan
telah membatukah kedua hati
lalu kemana awal sebuah rencana ??
cairo, 020403
MASKOKI
tegakan sirip melawan jet pump
mengatur insang sirkulasi air
hidupku hanya disini, ya dalam kotak kaca
memanajakan kejernihan
melahap tiap suguhan tak bosan
mataku bahkan tak pernah terpejam
manantimu lalai lalu meloncat
ups, banyak zat kimia disini
mungkinkah kembali kepangkuanmu
di tempat sempit tak apalah
diantara kekangan dan mati
hanya termenung ditemani kincir plastik
cairo, 040403
RASA ITUKAH LAGI
percikan menuntut muram
mengeja setiap dusta manis
yah, digunung pinang itu
ikrar kesetiaan merangkai penantian
masih ingatkah lidah-lidah ombak
hamparan pasir dan raja siang
menyaksikan jalinan kita
walaupun hari mulai beralih tugas
menyisakan nan indah mega mega merah
yang seakan menyatu dengan dinginnya lautan
itu sulu dan terkubur sudah
walaupun berakhir dengan kobaran api
takdir membawaku beralih benua
menapaki dunia baru, namun
rasa itukah lagi yang menghantui ??
cairo, 020403
SKETSA KEMARAU
aku titipkan ragaku di kotamu oasan
walau yang maha segalanyalah
pemilik jagad raya ini
kini pancaroba kita bersama
air.....air.....air........
namanya juga numpang bung !!!!
lo ajnaby belakangan aja deh !!
inikah yang disebut padangpasir
atau berubah rimba belantara ???
cairo, 030403
UKIRAN KABUT SENJA
di sukhtuh ujung pencakar langit
meraup nostalgia meniti hidup
ukian kabut merias semesta
senja itu kala alam beranjak sunyi
ketika manusia tak memanusia
ketika hewan enggan bersahabat
indahmu kini mengelam
kabutmu kini asap hitam
dan apakah mataharimu, bumimu
akan mulai enggan mengikuti poros
kmb, akhir acara term II
TANAHMU
wahai tuhan....
sudah dekatkah hari akhir
ketika manusia tak ubahnya hewan
ketika pria seolah malih warni
lalu para wanita malih warna
wahai rasul........
inikah bak hidangan di meja makan
ketika si polisi dunia mengukir kelam
ketika umatmu tak lagi mengenal ukhuwah
ketergantungan dan siap didikte
telah mengeraskah segumpal daging
hingga aku hanya bisa menggerakan pena
padahal tetanggaku kini merintih
saudaraku kini menangis
hanya kata sabar yang terlontar
dikota akhir peradaban pendahulu
kamar sumpek, 030403
SEUNTAI RERUNTUHAN
berjalan dengan masing-masing aktifitas
membuka lahan menebar benih
dulu kita dalam satu wadah
berbaur mencoba cari jatidiri
melebur mencoba saling mengisi
pernahkah kita meniru lebah
memberi menfaat dalam segala aktifitas
pernahkah kita bercermin pada matahari
tak pernah bosan menyinari hingga akhir nanti
aku selalu berharap reruntuhan itu
tetap dalam satu tujuan
membangun ruangan-ruangan baru
mencetak kader militan bangsa dan agama
seperti amuba, membelah diri
tuk ciptakan kehidupan baru
PARA OASAN
engga jelas !! engga jelas !! engga jelas !!
berteriak !! berteriak !! berteriak !!
adu mulut !! adu mulut !! adu mulut !!
seperti itukan seharusnya wahai para oasan !!
mutsallats, 200303
MERINGKIK MENGEMBIK
ketika kerumitan batas kaji nampak
pohon, yah pohon bercabang meniti ranting
hutan belantarakah masa depanku ??
lalu masing-masing individu
disetiap ujung helai dedaunan ??
likalikulukalakulakilakaluki
akankah manjadi nyanyian hidup tak berakhir
aku dan multi dimensi
fatamorgana, saut kawanan keledai
pada cakrawala......
pada tabir..........
pada aura...........
pada senja..........
pada penjelajahan tak berakhir
ketika kuda meringkik
ketika kambing mengembik
sq cairo, 180303
NYANYIAN SENJA
ATT 491-9150 pioneer penjelajahan
membuka lahan meniti pesawahan
SN 0307E012 sukar dimengerti
namun tabir kulit bawang ternyata
2059-001028-CEN-NF rindukah aku
nyanyian senja kilas balik nostalgia
No comments:
Post a Comment